Jumat, 12 Februari 2010
BERINGIN
PROYEK pembangunan Bandara Kulanamu menelan korban, Rabu (10/2) sore lalu. Suhendri (19), buruh asal Tebingtinggi jatuh dari prancah saat memasang panel listrik di terminal penumpang. Kepalanya pecah. Dari mulut dan hidung juga mengeluarkan darah.
Menurut beberapa buruh, mereka sempat melarikan Suhendri ke RSU Deliserdang. Tapi setibanya di rumah sakit pemerintah itu, tim medis menyatakan pria malang itu sudah tidak bernyawa. Usai dibersihkan, jasad pria ini langsung dibawa ke rumah duka.
Anehnya, kecelakaan kerja itu tidak dilaporkan PT. Atap Teduh Lestari, Sub Kontraktor PP Hutama Karya, penyalur Suhendri. Buktinya, Kapolsek Beringin AKP Deny mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut.
Wisnu, Humas PT Angkasa Pura proyek pembangunan bandara kualanamu mengatakan, saat ini dirinya sedang di Jakarta. Meski begitu, dia telah menerima laporan tewasnya Suhendri.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, korban jatuh dari perancah setinggi 5 meter.
Terkait tidak dilaporkannya kejadian itu ke polisi, Wisnu mengungkapkan pihaknya tidak berniat menutupinya, hanya saja kesibukan membuat mereka lupa melapor ke Polsek Beringin, Deliserdang. (pasta)

SELAMATKAN AIR DEMI ANAK CUCU KITA.ANAK CUCU KITA JANGAN KITA BERIKAN AIR MATA TAPI BERI MEREKA MATA AIR : Hutan Lindung Resapan Air yang merupakan Tulang Pungung Ketersedian Air : Merusak hutan ,Merusak Air Berarti Merusak Masa Depan Kita : Air Sumber Kehidupan Tanpa Air Kehidupan Akan Berakhir Lestarikan Air Tanggung Jawab Kita Bersama
No comments:
Post a Comment