Tuesday, December 15, 2009

Belum Ada SD di Desa Ladang Panjang Jambi Timur

Ditulis oleh fes
Senin, 14 Desember 2009
Dinas Pendididikan Muarojambi diminta segera bangun gedung SD di Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sungai Gelam. Pasalnya, 6 RT milik Desa Sungai Gelam yang kini diklaim Pemerintah Sumatera Selatan sebagai wilayah Kabupaten Musi Banyu Asin belum memiliki sekolah dasar. Akibatnya, tidak sedikit anak warga desa yang tidak bersekolah disana.

Syah Bandar warga setempat menginformasikan, anak usia sekolah di 6 RT itu, sebenarnya banyak. Pasalnya, di RT itu sedikitnya ada 350 kepala keluarga (KK). Meski usia anak sekolah cukup tinggi namun, hanya sedikit yang mengenyam pendidikan. “Soalnya jarak sekolah terdekat 20 KM. makonyo anak-anak malas nak sekolah,” katanya Jumat lalu.

SD Ladang Panjang, kata Syah Bandar, merupakan sekolah yang paling dekat dengan tempat tinggal mereka. Jaraknya dengan RT 17, 18, 19, 21, 23, dan RT 25 sekitar 20 KM. “Kondisi jalannya juga melalui hutan dan perkebunan sawit. Tidak ada sarana transportasi umum,” ungkap warga setempat saat pertemuan dengan Bupati Muarojambi, Jumat (11/12).

Lebih lanjut dikatakan warga, jarak antara 6 RT tersebut sekitar dua kilometer. Kalau di salah satu RT ini ada SD, maka anak-anak bisa bersekolah. Warga di sana mengharapkan pemerintah bisa membangun sekolah di salah satu RT. dua atau tiga ruang kelas tidak masalah bagi mereka.

Sri Mulyati, Kepala Desa Ladang Panjang mengatakan kalau di 6 RT itu belum ada SD. Sehingga menurut dia pemerintah harus segera membangun SD di sana. “Memang perlu dibangun SD. Dengan adanya SD kita yakin, angka anak tidak sekolah akan lebih kecil,” katanya.

Sry mengatakan, anak-anak usia sekolah di 6 RT itu, secara umum menimba ilmu di SDN Ladang Panjang, yang jarak berjarak 20 kilometer. Walau jaraknya cukup jauh, Sri mengatakan bahwa jumlah anak sekolah di 6 RT itu lebih banyak di banding yang tidak sekolah. “Mereka yang tidak sekolah umumnya dipengaruhi faktor lingkungan dan jarak tempuh ke sekolah,” terangnya.

Selain itu, dia juga mengatakan warganya masih ada yang belum menikmati aliran listrik. Warga Dusun Sawit hingga kini belum menikmati aliran listrik. Untuk itu dia berharap agar Pemkab bisa membuat jaringan lastrik ke dusun itu. Bupati Muarojambi, Burhanuddin Mahir berjanji pada tahun 2010 ini, sudah ada sekolah dasar di sana. Bupati mengatakan persoalan tersebut menjadi prioritas Pemda. Aliran listrik juga dijanjikan Bupati sudah akan mengalir di Dusun Sawit pada tahun depan.(fes)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment