Friday, December 24, 2010

Pulau Krakatau, Selat Sunda, Indonesia

Pulau Krakatau, Selat Sunda, Indonesia
26-27 Agustus 1883
36.417 org tewas

Tiba2 kami melihat ombak raksasa dgn ketinggian yg luar biasa menuju ke pantai dgn kecepatan sangat tinggi. Seketika itu juga, para kelasi berada dalam tekanan besar dan berusaha utk bertolak di hadapan bahaya yg sudah dekat, kapal menghadapi ombak dari arah depan tepat pada waktunya. Setelah beberapa saat, dgn dipenuhi penderitaan, kami terangkat dgn kecepatan yg membuat pening. Kapal melakukan lompatan perkasa dan segera setelah itu kami merasa seolah2 telah dceburkan ke dalam jurang yg sangat dalam

-N. van Sandick, insinyur dari kapal London
yg selamat dari tsunami Krakatau



Letusan Krakatau pertama kali pada tahun 1680, gunung ini tetap hening sampai 200 kemudian pada bulan mei 1883, banyak penduduk yg menganggap bahwa letusan ini sama sekali tdk membahayakan sehingga tdk ada satupun yg dievakuasi.

Kemudian, Minggu tengah hari 26 Agustus 1883, serangkaian ledakan besar memancar dari krakatau, abu serta batu apaung mulai menghujani rumah2 dan kapal2 di selat sunda,,dan berlangsung selama 24 jam, hingga empat kali letusan sangat besar terjadi pada pukul 10 pagi yg mengguncang dunia, dmn mampu membangunkan org di Australia Selatan yg jaraknya 2.500 mil (4.000km),,gelombang guncangannya telah mengelilingi bumi sekitar tujuh kali dgn kecepatan 700mil (1.125km) per jam, tiga kali searah dan empat kali berlawanan



awan abu dari Krakatau naik setinggi 50 mil (80 km) ke udara dan debu gunung api telah mengelilingi bumi berkali2, tumpukan debu nyari dimana-mana planet ini sehingga Selat Sunda mengalami kegelapan total saking tebalnya selama 20 hari penuh.

Krakatau jg mengakibatkan 17 gunung api yg lebih kecil lainnya meletus di pulau ini,,dan gabungan dari panas dari keseluruhan ledakan itu telah meningkatkan temperatur dari samudera yg mengelilinginya secara mengejutkan sebesar enam puluh derajat, selain itu selimut batu apung setelah 3 m telah menyelimuti perairan sejauh bermil2 di sekitar jawa dan sumatera, letusan ini jg mengakibatkan tsunami yg dialami hingga sejauh tanjung Horn Amerika Selatan.

Gelombang raksasa Krakatau setinggi 30-36 m telah menelan nyaris 30 desa pesisir dan pelabuhan, menewaskan lebih dari 36.000 org, dan meneggelamkan dataran pantai seluas lima puluh mil (80km) persegi, begitu jg dgn pulau kecil dSelat Sunda.



Kapal Meriam berbendera Belanda, berow di Teluk Betung bahkan terlempar ke udara dan jatuh 1 mil ke hutan Sumatera, Krakatau mengirimkan lebih dari 8 km debu ke atmosfer yg membuat debu itu bertahan selama 2 tahun penuh dan menimbulkan beberapa efek..

-matahari tengah hari tampak berwarna biru dAmerika selatan
-matahari terbit tampak hijau diHawai selama bulan2 setelah letusan
-Matahari terbenam yg spektakuler bagaikan api yg sangat besar selama berbulan2
-bahkan bln Oktober 1883 di New Haven, Connecticut banyak org memanggil pemadam kebakaran kerna mengira terjadi kebakaran yg sangat tak terkendali

Krakatau akhirnya tenggelam ke laut dan energinya yg telah terkuras habis tersebut hanya menyisakan anak krakatau, setelah letusan pada 1928 dan secara berkala tetap meletus dan kecil kemungkinan ledakan hebat bakal terjadi lagi.

No comments:

Post a Comment