Friday, November 27, 2009

Gelombang Laut di Perairan Jambi Kategori Bahaya


ilustrasi












Senin, 23 November 2009
Laporan wartawan Erwin Edhi Prasetyo
JAMBI, - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi memperkirakan tinggi gelombang laut di wilayah perairan pantai Timur Jambi mencapai 2,5 meter.

Ketinggian gelombang laut ini sudah masuk kategori bahaya bagi perahu nelayan dan kapal tongkang. Gelombang laut mengalami peningkatan di atas normal.

"Kami mengingatkan nelayan dan kegiatan laut lainnya supaya meningkatkan kewaspadaannya," kata Kurniangsih, Koordinator analisis dan prakiraan BMKG Jambi, Senin (23/11) di Jambi.

Kurnianingsih mengungkapkan, BMKG Jambi memperkirakan selama tiga hari ke depan yaitu 23-25 November tinggi gelombang laut diperairan pantai Timur Jambi minimal 1,5 meter, sedangkan tinggi maksimal mencapai 2,5 m.

Kondisi gelombang normal yaitu maksimal 1 m. Ketinggian gelombang yang sama diperkirakan juga terjadi di sekitar wilayah Selat Karimata, perairan Bangka Belitung dan perairan Riau.

Adapun kecepatan angin laut diperkirakan mencapai 8-25 kilometer per jam yang bertiup dari arah Selatan. "Angin 8-25 kilometer per jam itu berarti kecepatannya lemah sampai kencang. Bisa lemah, namun sewaktu-waktu bisa terjadi angin dengan kecepatan kencang," ungkap Kurnianingsih.

Adapun curah hujan di Kota Jambi pada bulan November sudah di atas normal yaitu 200-300 milimeter per bulan. Meski demikian, puncak curah hujan diperkirakan baru akan terjadi pada bulan Desember.

Saat ini, di wilayah Jambi hujan sudah turun setiap hari dengan kondisi langit selalu berawan. Sebelumnya, BMKG telah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya hujan disertai angin kencang dan petir.

No comments:

Post a Comment