Monday, January 18, 2010

Di Depan Cucunya Yang Kelainan Mental . Nenek Diperkosa Sampai Pendarahan

Senin, 18 Januari 2010
KISARAN-Sudah berulang kali Bembeng (30) merayu Nek Mawar (60) agar mau berhubungan intim. Tapi gadis tua yang belum menikah ini menolak mentah-mentah. Frustrasi, Arman menyekap lalu memperkosa Nek Mawar hingga mengalami pendarahan hebat. Nek Mawar pun masuk rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara Jumat malam (15/1) sekira pukul 19.15 Wib. Tersangkanya adalah Bembeng, ayah beranak dua, tetangga kental Nek Mawar (samaran).

“Mamak saya diperkosa di kamar rumahnya. Kalau tak mau, mamak katanya akan dibunuh. Mamak juga akan dibunuh kalau berteriak,” pungkas menantu Nek Mawar, sebut saja Sormin ketika memeriksakan Nek Mawar ke RSU Kisaran, Minggu (16/1).

Sebenarnya Nek Mawar adalah mertua angkat Sormin. Sebab, walau usia Nek Mawar sudah kepala enam, Nek Mawar belum menikah alias perawan tua (pertu). Jadi Nek Mawar tak punya anak. Tapi kemudian Nek Mawar mengangkat istri Sormin sebagai anak angkat.

Ketika Sormin ditemui di RSU Kisaran membawa mertua angkatnya itu visum, awalnya ia tak bersedia bercerita. Tapi setelah dirayu, Sormin akhirnya buka mulut. Hanya saja Sormin meminta agar menginisialkan nama mertua angkatnya itu. “Ini aib,” pungkas Sormin. Sementara, ketika Nek Mawar ditanyai, wanita berkulit bersih, berkerudung ini tak mau buka mulut.

Cerita Sormin, sampai umur 60 tahun, Nek Mawar masih memilih hidup sendiri tanpa suami dan hanya tinggal berdua dengan seorang cucu angkatnya yang mengalami kelainan mental. “Kami yang biayai hidup sehari-hari Nek Mawar,” kata Sormin.

Nah kata Sormin yang menyadur pengaduan Nek Mawar, malam sehabis magrib, Bembeng, tetangga Nek Mawar, masuk ke rumah dan langsung memaksa korban yang sedang bersama cucunya untuk bersetubuh. Nek Mawar tak bersedia hingga akhirnya Bembeng memperkosa Nek Mawar di dalam kamar disaksikan cucunya.

Usai melampiaskan nafsunya, Bembeng meninggalkan Nek Mawar yang terkulai lemas di tempat tidur dengan kondisi kemaluan berdarah-darah. Dengan sisa tenanganya, Nek Mawar mengadukan perkosaan yang dialaminya kepada anak-anak angkatnya.

Bagai kebakaran jenggot, anak-anak angkat korban langsung membawa Nek Mawar membuat pengaduan ke Polsek Labuhan Ruku. Namun pihak kepolisian meminta kepada keluarga korban untuk menunjukkan hasil visum yang menyatakan bahwa Nek Mawar benar-benar diperkosa. Nek Mawar pun dibawa ke RSU Kisaran.

“Kok tega kali dia melakukan hal keji itu kepada orang yang lebih pantas menjadi ibunya,” ungkap Sormin berang.

Dari Sormin pula diketahui kalau selama ini Bembeng sudah berulang kali merayu Nek Mawar agar bersedia berhubungan intim. Namun Nek mawar selalu menolak.

Kapolres Asahan AKBP Mashudi melalui Kapolsek Labuhan Ruku, AKP Mijer yang dikonfirmasi mengatakan, membenarkan pengaduan korban. Namun, kata AKP Mijer, sampai saat pihaknya masih melakukan penyelidikan dan belum menangkap tersangka. (mag-02/MS)

No comments:

Post a Comment