Thursday, February 4, 2010

Bronjong Sungai Lawe Alas Ambruk


11 November 2009,

Pembangunan bronjong di Sungai Lawe Alas, Desa Kutarih, Kecamatan Babussalam, Agara, Selasa (11/10) ambruk sepanjang 80 meter. SERAMBI/ASNAWI
KUTACANE – Bronjong di Sungai Lawe Alas, Desa Kutarih, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, ambruk sepanjang 80 meter. Proyek normalisasi sungai yang dibangun menggunakan dana Otsus Aceh sebesar Rp 1,8 Miliar diduga dikerjakan asal jadi oleh pihak rekanan. Buktinya, bangunan yang baru sekitar sebulan dikerjakan sudah ambruk.

Sejumlah masyarakat setempat, kepada Serambi, Selasa (10/11) mengatakan, bangunan bronjong dibangun sekitar bulan Oktober 2009. Mereka tidak tahu pasti kapan bronjong ambruk. Dikatakan, mereka khawatir kondisi bronjong seperti ini. Mereka takut apabila terjadi banjir areal perkebunan mereka dihantam air dan rumah penduduk di daerah terancam dibawa arus sungai alas. Mereka minta pihak rekanan (pengelola) agar memperbaiki bangunan ini dan membuat bronjong tersebut dari batu-batu besar.

Terkait hal itu, Sekretaris Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) Aceh Tenggara, Ahmad Ubaidi, menilai, proyek normalisasi tersebut sia-sia. Ia mengaku sudah setahun lalu pernah diingatkan dan ini telah terbukti imbas dari pembangunan ini. Ia minta gubernur dan Bappeda Aceh mengevaluasi kinerja kontraktor dan konsultan proyek pembangunan bronjong, saluran irigasi pedesaan atau normalisasi pelurusan sungai. Sebab, selain kualitas besinya rendah, tapi teknisnnya yang jelek dan kerjanya asal-asalan. “Tak, mungkin cepat hancur beberapa bulan saja dibangun.

Khususnya proyek bronjong bukan saja di Desa Kutarih tapi beberapa lokasi lainya di dalam Kabupaten Agara kualitasnya sangat diragukan,” katanya. Hal senada diutarakan, Koordinator Alas Transparansi Agara, Edi Antoni. Pihaknya berharap proyek bronjong ataupun jaringan saluran irigasi pedesaan dan yang lain di Agara yang bersumber dari dana Otsus Aceh, APBK, APBN, dan sumber dana lainya, hendaknya dikerjakan secara baik.(as)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment