Monday, February 1, 2010

Gudang Botot Punya Beni Dibakar




Senin, 1 Februari 2010
Bagian belakang gudang botot yang terbakar.




BINJAI-Gudang barang bekas milik Beni (40) warga etnis Tionghoa di Jl Bangau Link IX, Kel Mencirim, Kec Binjai Timur, dibakar, Minggu (31/1). Pelaku belum tertangkap. Namun pembakaran diduga terjadi gudang botot itu mencemari Sungai Mencirim.

Berutung api hanya menghanguskan bagian belakang gudang karena kesigapan regu pemadam kebakaran Pemko Binjai yang bermarkas tak jauh dari lokasi kejadian. Namun sejumlah informasi yang dikumpulkan POSMETRO MEDAN, kebakaran sengaja dilakukan.

“Wajar saja dibakar, bukan terbakar. Kalau musim hujan, limbah botot di gudang belakang itu mengalir ke sungai. Padahal banyak warga menggunakan air sungai untuk mandi. Akibatnya banyak warga yang gatal-gatal,” kata seorang warga tak ingin menyebutkan namanya.

Ditambahkannya, sebelum jadi gudang botot, gudang itu adalah kandang lembu. Tapi karena kotorannya menimbulkan bau dan mengaliri Sungai Mencirim, warga pun protes. Lalu, oleh Beni, kandang lembu itu dijadikan gudang barang-barang bekas.

“Tetap saja pemilik itu tak mengindahkan apa yang dirasakan warga. Awalnya yang terbakar bagian belakang, untung saja pemadam kebakaran cepat datang. Kalau tidak ludeslah gudang botot itu,” ujar sumber itu lagi.

Sementara pemilik gudang botot ketika hendak dikonfirmasi sedang tidak berada di tempat. Menurut keterangan salah seorang pekerjanya, tokenya sedang berada di luar. Namun, katanya, dia sudah mengabari tokenya soal kebakaran yang menghanguskan bagian belakang gudang itu.

“Pemiliknya nggak ada bang. Pas kejadian tidak ada di tempat. Nggak tahu dimana, tapi tadi sudah kami hubungi. Katanya dia mau datang,” ujar pekerja laki-laki berbadan kurus berumur sekira 25 tahun itu.

Amatan POSMETRO MEDAN di sekitar TKP terlihat bagian belakang gudang botot tersebut hangus terbakar. Namun sebelum api membesar petugas pemadam kebakaran Pemko Binjai dapat menjinakkan api hingga tak membakar tumpukan botot yang lainnya. Sementara tepat di belakang gudang botot itu terdapat Sungai Mencirim yang masih digunakan warga untuk mandi dan mencuci.

Kapolresta Binjai AKBP Roberts K,SIK,SH melalui Kapolsek Binjai Timur AKP Asrul Robert Sembiring saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran. Tapi ditanya apakah sengaja dibakar, atau terbakar, Asrul belum bisa memastikan.

“Masih dalam penyelidikan,” katanya dari HP-nya. (aswin)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment